Ku minta padaNya setangkai bunga segar nan harum
Dia beri aku kaktus penuh duri
Ku minta padaNya binatang mungil nan cantik
Dia beri aku ulat berbulu
Sempat sedih, putus asa dan kecewa
Betapa tidak adilnya ini
Prasangka buruk memenuhi otak yang kotor
Namun kemudian..
Kaktus itu berbunga
Indah menyejukkan mata
Dan
Ulat itu tumbuh dan berubah
Menjadi kupu-kupu yang elok penuh warna
Teramat cantik
Itulah jalanNya, indah pada waktunya
Dia tak selalu memberi apa yang kita harapkan
Tapi Dia memberi apa yang kita perlukan
Kadang kita merasa sedih, kecewa dan terluka
Tapi jauh diatas segalanya
Dia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita..
Allahu Akbar!!!


Posted by alamendah on Juli 29, 2009 at 6:49 pm
nitip
ikutan vote di sini: Jadikan Pulau Komodo Sebagai 7 Keajaiban Dunia Jangan sampai kita kehilangan ‘Borobudur’ lagi! (he.. he..)
Posted by alamendah on Juli 29, 2009 at 6:53 pm
betul sekali…
rahasiaNya tidak mungkin dapat kita tebak
termasuk dalam merajut kehidupan kita
memberikan yang terbaik buat kita
kemampuan dan pemahaman kita yang amat terbatas dibandingkanNya.
Posted by WANDI thok on Juli 29, 2009 at 7:29 pm
Alloohu akbar… emang ada apaan mbakPita?
Posted by faza on Juli 30, 2009 at 11:05 pm
Haddiiirrr…
Aihh, puisi yang indah. betul cuma Alloh yang tahu, apa yang terbaik buat kita
btw, kali ini postingan kita sama tapi tak serupa
hehehe…
janjian ya?
cu…
Posted by Khery Sudeska on Agustus 1, 2009 at 1:21 am
Dibuka dengan baik, dan ditutup dengan baik. Kata terangkai sempurna. Salut! Salam kenal, Mbak Pita…
Posted by Irawan on Agustus 1, 2009 at 11:48 pm
Puisinya bagus mbak…salam kenal.. Mampir blog beta jg ya..
Posted by re_nie") on November 2, 2011 at 6:36 am
subhanallah ya, . .
aammiinn,
SEMANGAT!!!