6
Agu
Jagung Bakar Keju
Posted Agustus 6, 2009 by mbakpita in Cerber. Tinggalkan sebuah Komentar
Sebentar lagi mentari sore menghilang di ufuk barat. Tak beranjak dari duduknya seorang wanita menatap keindahan yang hampir memudar, membayangkan seseorang yang dikasihi jauh diseberang pulau. Akankah dia mengingatku disini? Di tempat ini? bisiknya dalam hati. Tak ada jawaban, hanya semilir angin dan deburan ombak yang terdengar . Butiran mutiara jatuh dari pelupuk matanya yang indah, menahan perih cerita yang telah usai. Diam berfikir bagaimana cara sudahi sesuatu yang sebenarnya telah usai.
Tak ingatkah dia tentang keinginannya? duduk bersebelah menatap hilangnya senja menanti malam ditemani kelipan bintang dan lilin disekitar kita? Tak Ingatkah dia??!
Hhh.. kurasa dia tak mengingatnya, mungkin waktu yang telah menghapus semuanya. Sempat merasa kecewa dan putus asa, tapi itulah kenyataan. Harus dihadapi dengan hati yang lapang tanpa harus melarikan diri dari itu semua.
Bangkit dengan semangat baru mencoba lupakan cerita yang lalu walau begitu sulit tapi aku akan berusaha. Mencoba temukan kembali cinta yang lebih suci dan hakiki. Murni tanpa harus ada yang melukai atau dilukai. Cinta yang begitu damai merasuk menembus jiwa. Adakah cinta yang seperti itu? Adakah cinta yang murni tanpa ada yang harus melukai atau dilukai?? ADA!! teriaknya..Tak berfikirkah aku tentang cinta Allah! Cinta yang murni dan hakiki? Tak berfikirkah aku tentang begitu cintanya Allah kepada kita? kenapa aku tak berfikir sejauh itu? Ya Allah maafkan hambaMu ini, Maafkan hambaMu ini yang telah menduakan cintaMu, cinta yang selama ini kuberikan pada makhlukMu yang lemah dan hina itu.. Ya Allah jagalah hati hamba untuk selalu setia dan cinta kepadaMu, hanya kepadaMu Ya Allah dan jagalah hamba dari apa-apa yang membuat Engkau cemburu dan murka dan jauhkan diri ini dari siksa Mu..
Bersmbung..
Like this:
Be the first to like this post.